Tahukah kamu arti kata mager? Pasti istilah ini sudah sering terdengar di telinga adik-adik. Yap arti kata mager adalah malas gerak. Penggunaan kata ini kini sudah familiar baik di kalangan anak-anak, remaja, hingga orang dewasa.
Arti kata mager, malas gerak ini rupanya sudah masuk dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia ) arti kata mager berarti malas (ber)gerak; enggan atau sedang tidak bersemangat untuk melakukan aktivitas.


Kata mager biasa digunakan pada orang-orang yang enggan untuk melakukan sesuatu, ia saat itu memilih untuk berdiam diri bahkan rebahan karena malas melakukan kegiatan apapun.
Namun, mager ini sangat berdampak buruk bagi kesehatan lho. Kebiasaan malas gerak akan membuat adik-adik kehilangan massa otot. Kepadatan tulang pun juga akan berkurang drastis. Jika dibiarkan, kondisi tersebut akan mengarah pada osteoporosis. Akibatnya, dalam menjalani aktivitas sehari-hari pun jadi lebih sulit karena Anda semakin lemas dan cepat lelah. Memang, hal tersebut tidak secara langsung dirasakan, biasanya dapat terasa setelah bertahun-tahun kemudian apabila adik-adik selalu mager pada usia remaja seperti sekarang ini.
Selain itu, ketika adik-adik malas gerak, maka kurangnya oksigen yang diterima otak bisa menyebabkan turunnya konsentrasi. Seperti contohnya, ketika adik-adik banyak diam dan duduk, tulang belakang akan menjadi tegang karena terlalu lama membungkuk. Oleh karenanya, paru-paru tidak akan mendapatkan cukup ruang buaf mengembang cukup besar. Jika paru-paru terhimpit, maka seluruh tubuh akan menerima kadar oksigen yang lebih sedikit maka hal ini menyebabkan kehilangan konsentrasi.
Kehilangan konsentrasi merupakan hal yang buruk apabila terjadi pada pelajar yang selalu menerima asupan ilmu dan materi setiap harinya. Karena proses pembelajaran baik di sekolah ataupun di rumah sangat memperlukan konsentrasi yang matang agar materi pelajaran bisa dengan mudah dicerna.
Maka dari itu, betapa pentingnya adik-adik sebagai pelajar aktif bergerak setiap hari yakni melangkah atau bergerak berolahraga. Sebagai upaya menjaga kebugaran tubuh, meningkatkan kebahagiaan dan produktivitas belajar. Apalagi dengan berjalan kaki 10 ribu langkah, baik untuk kesehatan. Diantaranya meningkatkan kesehatan jantung, meningkatkan konsentrasi, memperkuat tulang, dan lainnya.
Mulai saat ini adik-adik harus menghilangkan rasa malas gerak dalam diri, selain dengan berjalan kaki adik-adik bisa melakukan aktivitas yang lain yang bisa mengajak tubuh untuk senantiasa bergerak, sehingga apabila rutin bergerak dan jadi pelajar anti mager maka dampak positif akan dirasakan.